Bandung,- Th,– Minggu (18/12/2022) Bertempat di Museum Mandala Wangsit Siliwangi Jl. Lembong No.38, Braga, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M. melaksanakan penandatangan Prasasti dan peresmian Corner Ikatan Keluarga Akmil (IKAM) Yogya Karta
Setibanya di Museum Mandala Wangsit Siliwangi ,Kasdam beserta rombongan di sambut ketua IKAM Yogya dan langsung menuju ruang Corner dan meresmikanya.
Saat memeberikan sambutan, Kasad mengatakan,” hari ini kita sama sama meresmikan peresmian ruangan Corner Taruna Jogya. Seperti yang pernah disampaikan Presiden RI Pertama, jangan sekali kali melupakan sejarah, ini menjelaskan bahwa peran sejarah sangat berdampak besar bagi sejarah kehidupan, untuk itu saya sangat konsentrasi kepada sejarah. Adanya kita kita seperti ini, karena para pendahulu pendahulu kita, para pejuang pejuang kita yang kemudian akhirnya memerdekakan bangsa ini. Tinggal kita menikmatinya, oleh karena itu jangan kita melupakan jasmerah”, ungkap Kasad. Semua saya lakukan seperti di Magelang, lanjut Kasad, Museum Akademi Militer juga sudah kita renovasi sedemekian rupa, sehingga bagus dan rencananya ini akan kita renovasi, sehingga generasi generasi penerus, anak anak kita supaya melihat bahwa perjuangan melawan penjajah itu seperti apa.
“namannya pejuang pejuang itu perlu dihargai, inilah perjuangan kebangsaan yang harus ditanamkan kepada generasi muda, sehingga upaya upaya untuk memecah belah persatuan dan kesatuan tidak semudah itu, jika nilai nilai kebangsaan itu sudah terpatri. Karena memang Mereka melihat bangsa ini didirikan tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan, tapi dengan korban jiwa dan nyawa”, jelas Kasad
Saya dapat informasi, tambah Kasad, kondisi begini saja sudah banyak yang mengunjungi, kalau tadi saya lihat belum maksimal, belum bagus, ini perlu penataan yang menarik sudah 3 dimensi. Sehingga ini sangat penting untuk pelajar SD, SMA bahkan mahasiswa bisa melihat disini, sehingga bisa menerapkan nilai nilai perjuangan bangsa.
Pada kesempatan tersebut, hadir Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Widjanarko, para pejabat utama Kodam III/Siliwangi dan tamu undangan yang hadir
Babintaljarahdam
Kolonel Inf ,Budi Iman Santoso,S,E,MM.
Babintal mengatakan Kasad
apresiasi sangat-sangat terhadap sejarah beliau mulai dari warga baru tentara yang baru masuk dan sebagainya pendidikan pendidikan diharuskan untuk menguji museum dari beliau, bahwa jangan Melupakan sejarah karena ini kalau bangsa yang merupakan sejarah atuh.
Ada kemungkinan bangsa itu adalah mengalami degenerasi untuk itu dari beliau untuk meningkatkan modernisasi museum Mandala Wangsit Siliwangi rencananya beliau karena modernisasi kaitannya sudah tidak dengan situasi atau dengan pengunjung pengunjung yang sebagian besar dari generasi Genji atau generasi milenial ini yang harus diberikan.
Apa nama sukar masukkan di museum ini dengan tentunya teknologi atau digitalisasi di museum ini mengapresiasi yang sudah.
Apa tujuan kunjungan yang banyak meskipun kondisi musim seperti ini makanya dari beliau sangat akan memodernisasi musim ini supaya pengunjung pengunjungnya Lebih memuaskan lagi ke depan
langkah yang dilakukan setelah mendapat arahan dari beliau tetap yang sudah ada ini kita pertahankan dalam artian itu jangan sampai bukti-bukti. sejarah terutama sejarah Siliwangi sejarah masyarakat Jawa Barat yang ada di museum ini ada sekitar 1700 reaksi
koleksi bukti sejarah baik sejarah Siliwangi maupun sejarah masyarakat Jawa dari seni harus dipertahankan maksudnya itu jangan sampai pada makin hilang jadi benar-benar di dipertahankan dan Jangan sampai hilang demikian sehingga pada saat modernisasi. barang-barang museum tetap yang lama tetap kita abadikan ditambah dengan nanti digitalisasi modernisasi museum oleh Beliau rencananya. Pungkas nya.
(Tego)










