Ketika Kepercayaan Runtuh, Suara Kami Harus Makin Lantang — Pokja Wartawan KBB

Bandung Barat36 Dilihat

Tutwurihandayani.my.id – KABUPATEN BANDUNG BARAT — Kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat tidak lagi sekadar kendor, melainkan nyaris runtuh. Perselisihan kewenangan yang terus berulang, pengisian jabatan yang hanya berputar pada orang-orang yang sama, serta anggaran yang banyak terserap untuk keperluan di luar kepentingan warga — inilah yang membuat kepercayaan publik hampir hilang sepenuhnya. Di tengah situasi tersebut, Pokja Wartawan KBB justru berdiri makin kokoh sebagai satu-satunya kontrol sosial yang tidak dapat dibungkam.

“Ketika kepercayaan publik runtuh akibat kelalaian para pemimpin, ini bukan saatnya kami ikut menyerah. Justru di momen inilah kami harus bersuara lebih lantang, lebih tegas, dan tidak mengenal kompromi!” tegas Ketua Pokja Wartawan KBB. “Kritik kami bukan sekadar mencari kesalahan — melainkan karena kesalahan itu nyata, dan rakyatlah yang menanggung kerugiannya!”

Segala kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat akan kami bedah, kami pertanyakan, dan kami sampaikan kepada publik tanpa keraguan. Tidak ada pihak yang kebal dari pengawasan, baik lembaga eksekutif maupun legislatif. Jika mereka saling menutupi kekurangan, kamilah yang akan mengungkapnya. Jika mereka memilih diam, kamilah yang akan bersuara.

“Jangan berharap kami akan berdiam diri demi kenyamanan pejabat. Diam berarti mengkhianati rakyat yang membayar pajak, yang menanggung beban, dan yang berhak mengetahui ke mana anggaran daerah disalurkan,” ujarnya dengan tegas. “Setiap kebijakan yang tidak berpihak pada kepentingan masyarakat, akan kami soroti hingga tuntas — tanpa memandang siapa yang tersentak!”

Pokja Wartawan KBB bertekad: tidak akan berhenti, tidak akan luluh, dan tidak akan dibungkam. Pemimpin yang jujur tidak akan takut pada kritik. Yang merasa takut hanyalah mereka yang memiliki sesuatu untuk disembunyikan. Kembalilah bekerja untuk rakyat — sebelum masyarakat sendiri yang menuntut pertanggungjawaban di tempat yang tidak dapat lagi dihindari.

Narasumber Pewarta: Ketua Pokja KBB M Raup. Editor Red:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *