AYOOO ke Cimahi Culinary Festival 2022 di Kampung Ciseupan, Ada 27 Makanan Khas Cimahi

Berita275 Dilihat

Cimahi Culinary Festival 2022 yang diresmikan Pj Wali Kota Cimahi Dikdik S Nugrahawan. Ada 27 jenis makanan khas Cimahi yang bisa dinikmati di acara tersebut. (Foto : Ist)

CIMAHI,-Th,- Pemerintah Kota Cimahi menggelar Cimahi Culinary Festival 2022 yang dilaksanakkan di Lapangan Bola RT 06 RW 07 Kelurahan Cibeber Cimahi Selatan Kota Cimahi, Sabtu 10 Desember 2022. Hal ini sebagai upaya Pemkot Cimahi mendongkrak pariwisata di Kota Cimahi.

“Pariwisata memiliki peran besar dalam perekonomian dan kepentingan sosial. Pentingnya pariwisata membuat banyak wilayah menggalakkan sektor ini untuk menggerakkan industri-industri kecil sebagaimana dampak multiplier effect dari pariwisata itu sendiri,” ujar PJ Wali Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan, S.Si, MM saat meresmikan kegiatan tersebut.

Sektor kuliner, terutama kuliner lokal, menjadi komponen fundamental dari atribut sebuah destinasi pariwisata, karena dapat menambah pengalaman wisata para wisatawan.

“Merupakan bentuk upaya inisiatif dalam membangkitkan rasa ingin tahu, kebanggaan, dan rasa masyarakat terhadap kuliner lokal,” jelas Dikdik.

Perhelatan ini juga sekaligus menjadi upaya untuk melestarikan dan mengembangkan kuliner Cimahi serta mengajak seluruh masyarakat untuk mengenali, merayakan, serta melestarikan kelezatan kuliner khas Cimahi.

Cimahi Culinary Festival 2022 diselenggarakan secara meriah dengan menghadirkan lebih dari 27 jajanan kuliner khas Cimahi yang memiliki cita rasa unik, dikemas secara menarik sehingga meningkatkan nilai ekonominya.

Berbagai pagelaran seni dan budaya pun ditampilkan untuk memeriahkan rangkaian acara Cimahi Culinary Festival, mulai dari tari dan musik tradisional Sunda, pencak silat, sosiodrama, penampilan special dari Saep Copet dan Ceu Edoh, hingga pagelaran wayang golek.

Dikdik saat menandatangani prasasti di Ciseupan View, yang merupakan destinasi “Kampung Wisata Ciseupan” menyebutkan, wisata kuliner dapat mendukung produsen dan masyarakat lokal untuk memberikan hasil budi daya lokal untuk menghasilkan makanan berkualitas untuk para wisatawan.

“Ini menunjukkan bahwa pengembangan wisata kuliner di sebuah destinasi wisata dapat menghasilkan manfaat bagi masyarakat lokal dan wisatawan yang berkunjung ke destinasi tersebut,” tuturnya.

Di sisi lain, lanjut Dikdik, kampung wisata Ciseupan, merupakan industri kuliner, masih akan tetap menjadi andalan sektor industri pengolahan nonmigas, bahkan pertumbuhan industri kuliner tetap meningkat dan menjadi sektor andalan karena didukung oleh kuatnya permintaan di dalam negeri.

Dengan tingginya tingkat persaingan di dunia kuliner, dibutuhkan kreativitas dalam penciptaan produk agar sebuah bisnis dapat bertahan dalam persaingan yang semakin ketat.

“Pemerintah Kota Cimahi akan tetap berupaya untuk mengembangkan sektor pariwisata, termasuk wisata kuliner lokal,” tambah Dikdik.

Dengan pembangunan pariwisata diharapkan akan menciptakan lapangan pekerjaan, peluang usaha yang baru, memberikan tambahan pendapatan dan meningkatkan infrastruktur serta fasilitas dan pelayanan bagi masyarakat.

“Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan masyarakat, maka akan terbentuk pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif yang mampu meningkatkan kegiatan perekonomian di Kota Cimahi,” jelasnya.

Melalui kegiatan Cimahi Culinary Festival 2022, Dikdik mengharapkan, Kampung wisata Ciseupan, akan dapat memberikan sinergi bagi seluruh pendukung acara untuk memberikan ide dan sumbangsih pikiran sehingga melahirkan produk kreatif, inovatif serta bisa memberikan dampak sosial positif guna mengembangkan segala potensi wisata yang dimiliki Kota Cimahi.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong UMKM untuk dapat tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Dikdik mengakui, dirinya sangat mendukung penuh untuk rencana pengembangan ke depan. “Pemerintah Kota Cimahi siap mendukung penuh upaya pengembangan Kawasan Wisata Ciseupan dengan catatan adanya komitmen dari masyarakat sekitar untuk melestarikan daerahnya tetap asri dan alami,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah raga (Disbudparpora) Kota Cimahi Achmad Nuryana, menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival ini dimaksudkan sebagai bentuk upaya inisiatif dalam membangkitkan rasa ingin tahu, kebanggaan, dan rasa masyarakat terhadap kuliner lokal.

Melalui kegiatan Culinary Festival 2022 ini, Nuryana berharap semoga Kampung wisata Ciseupan, dapat mewujudkan peran serta aktif masyarakat untuk mendukung suksesnya program pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Cimahi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *