Kelurahan Padasuka Menggelar Gebyar Padat Karya Tingkat Kelurahan

Berita162 Dilihat

CIMAHI, – Th, – Dalam upaya mengurangi tingkat pengangguran dan lingkungan menjadi bersih sehat, Pemkot Cimahi mencanangkan program Padat Karya, yang sekarang ini Kelurahan Padasuka menggelar Gebyar Padat Karya, Rabu ( 26/06/2023 ).

Dalam sambutannya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Cimahi, Drs Yanuar Taufik, menyampaikan sambutan PJ Wali kota Cimahi H. Dikdik S Nugrahawan, menyampaikan apresiasi kepada Camat, Lurah, ketua RT dan RW dan para pendamping RW di Kelurahan Padasuka Kecamatan Cimahi Tengah, telah bekerja keras menyelenggarakan program Padat Karya.

“Dengan semangat yang tinggi dari seluruh stakeholder yang ada di kelurahan Padasuka, telah mendukung program pembangunan kota Cimahi, dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah RW masing-masing.

Yanuar menjelaskan, Pemerintah sudah membuat berbagai kebijakan untuk mengatasi masalah kemiskinan di negara Indonesia, salah satunya, kebijakan Padat Karya ( CASH FOR WORK). Padat Karya adalah pengolahan sumber daya manusia untuk bekerja di lapangan pekerjaan yang dibuat oleh pemerintah, khususnya pemerintah daerah,” katanya.

Program padat karya diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak bisa bekerja karena ketidakmampuan untuk berkompetisi mendapatkan pekerjaan, sehingga menganggur tidak memiliki penghasilan tetap,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan One Product One RW, peduli lingkungan bersih dan padat karya Pemerintah Kota Cimahi melaksanakan tiga kegiatan tersebut, untuk meningkatkan ekonomi lokal, kualitas lingkungan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat kota Cimahi,” imbuhnya.

Menurut Yanuar, untuk mengurangi tingkat pengangguran perlu dilakukan upaya perluasan kesempatan kerja melalui Padat Karya dalam kegiatan pembangunan.

Dari program padat karya pemerintah telah menetapkan kebijakan pengupahan sebagai komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelas Yanuar.

Program padat karya memiliki 3 tujuan diantaranya:

(1). Menyediakan kesempatan kerja sementara bagi penganggur dan setengah menganggur.

(2). Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di wilayah RW,” dan

(3).Meningkatkan pendapatan bagi pengangguran dan setengah menganggur,” paparnya.

Yanuar Taufik juga menjelaskan,Padat Karya merupakan salah satu usaha kita bersama dalam mempercepat peningkatan kualitas perekonomian, perekonomian selalu menjadi masalah dengan tingkat urgensi tinggi pada setiap program pemerintah pusat atau daerah.

Saya berharap program padat karya dapat terlaksana dengan baik melalui pembinaan pengawasan dan pengendalian berupa monitoring dan evaluasi secara berjenjang sehingga pengelolaan keuangan pun dapat dipertanggungjawabkan,” tutupnya. (T60)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *