Lewat Coffee Sore, Danlanud Husein dan Wali Kota Bandung Dorong Penguatan Operasional Bandara Husein

TNI & POLRI174 Dilihat

Bandung -Tutwurihandayani.my.id – Komandan Lanud Husein Sastranegara Marsma TNI MD. Irman Fathurrahman, S.E., M.M., mendorong penguatan sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan momentum revitalisasi konektivitas udara di Bandar Udara Husein Sastranegara sebagai penggerak pertumbuhan pariwisata dan ekonomi Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Coffee Sore ke-5 DPD Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Jawa Barat yang dihadiri oleh Ketua DPD GIPI Jawa Barat, Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat yang berlangsung di Wisma Sompil Basuki Lanud Husein sastranegara Bandung, Selasa (11/08/2026).Dalam diskusinya, Danlanud menyampaikan bahwa Bandar Udara Husein Sastranegara tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas transportasi udara, tetapi juga memiliki nilai strategis sebagai salah satu pintu gerbang Kota Bandung dan Jawa Barat.

“Konektivitas udara yang semakin baik harus kita manfaatkan bersama. Ketika akses semakin terbuka, sektor pariwisata juga harus siap dari sisi destinasi, pelayanan, akomodasi, transportasi, kuliner hingga ekonomi kreatif,” ujar Danlanud.Sementara itu, Wali Kota Bandung M. Farhan menyampaikan bahwa revitalisasi konektivitas udara melalui Husein Sastranegara menjadi peluang penting dalam memperkuat sektor pariwisata dan perekonomian Kota Bandung.

Menurutnya, peningkatan konektivitas perlu diikuti kesiapan seluruh sektor pendukung, mulai dari destinasi wisata, perhotelan, kuliner, transportasi hingga ekonomi kreatif, sehingga meningkatnya kunjungan wisatawan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Melalui forum tersebut, Danlanud menegaskan kesiapan Lanud Husein Sastranegara untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, pengelola bandar udara, operator penerbangan, AirNav Indonesia, GIPI, serta seluruh stakeholder terkait. “Tidak ada ego sektoral.

Dari Husein Sastranegara, kita dukung konektivitas. Dari konektivitas, kita dorong pariwisata. Dan dari pariwisata, kita bersama-sama membangun perekonomian Jawa Barat,” tegasnya. (Tego)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *