Lembang,KBB,- Th, – Penggunaan pupuk kompos dari limbah kotoran hewan dapat memberikan manfaat baik bagi lingkungan dan pertanian juga bagi peternak. Dengan mengolah limbah kotoran hewan menjadi pupuk kompos lingkungan terhindar dari penumpukan Kohe. Dampak dan manfaatnya pupuk hijau dari Kohe dirasakan cukup signifikan bagi para peternak, penggunaan Pupuk Kompos dari pengolahan limbah Kotoran Hewan (Kohe) terus berlanjut. Pada Selasa (10/10/2023),
Dansub Sektor 08 Serma Dodi Candra kembali mengunjungi tempat pengolahan kohe yang berlokasi di Kp. Pasirwangi RT. 04 RW. 11 Desa Gudang Kahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, lanjut memberikan edukasi terhadap warga yang memiliki ternak untuk mengolah limbah kotoran hewannya bisa dimanfaatkan untuk lahan kebun dan pertanian.

“Kohe yang diolah menjadi kompos dapat memperbaiki struktur tanah, dan meningkatkan kandungan bahan organik tanah sehingga meningkatkan kesuburan tanah”, ucapnya.
Dodi mengulas bahwa Pembuatan Pupuk tersebut dimulai dengan mengumpulkan kotoran hewan dari peternakan di sekitar desa. Setelah itu, kotoran hewan tersebut dicampur dengan bahan-bahan lain seperti daun kering, jerami, atau serbuk gergaji untuk membantu proses pengomposan. Kemudian, campuran tersebut dibiarkan selama beberapa minggu hingga terjadi proses dekomposisi yang menghasilkan pupuk kompos yang siap digunakan untuk pertanian. (Tego)











