Oknum Warga Terciduk Membuang Sampah Sembarangan di Kota Cimahi

CIMAHI – Th, – PJ Wali Kota Cimahi H Dikdik S Nugrahawan di dampingi kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi Chanifah Listyarini, melakukan patroli di jalan-jalan protokol di Kota Cimahi untuk menyasar masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

Kepala DLH Kota Cimahi, Chanifah Listyarini mengatakan dalam patroli yang dilakukan sekitar 75 personel itu mendapati oknum warga masyarakat yang membuang sampah sembarangan.


“Hasilnya kita dapati orang yang ketahuan membuang sampah sembarangan, yang melintas,” kata Chanifah, Rabu (6/9/2023)

Namun, kata dia, tidak memberikan sanksi berat terhadap masyarakat yang membuang sampah sembarangan itu. Petugas hanya memberikan teguran peringatan dan memberikan edukasi kepada pelanggar.

Masyarakat yang kedapatan buang sampah sembarangan dipersilahkan untuk membawa sampahnya kembali ke rumah dan tidak mengulangi perbuatan serupa. Sebab, prilaku buruk itu bisa semakin memicu timbulnya sampah yang semakin menumpuk di Kota Cimahi.

“Jadi untuk semalam kami persuasif dulu. Kita suruh bawa pulang sampahnya, pilah di rumah,” imbuh Chanifah.


Dirinya menjelaskan, patroli dengan sasaran masyarakat yang membuang sampah dilakukan untuk memberikan efek jera. Pasalnya, ditengah krisis tempat pembuangan sampah ini prilaku buruk membuang sampah sembarangan malah semakin menjadi.

Permasalahan tersebut membuat penumpukan sampah liar terjadi di sejumlah titik di Kota Cimahi. Sebab, sampah yang menumpuk itu hingga saat ini belum terurai karena belum terangkut ke TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang belum dibuka normal akibat kebakaran sejak tiga pekan lalu.

“Untuk saat ini kami masih memberikan toleransi, kami kasih peringatan mudah-mudahan masyarakat jera dan tidak membuang sampah sembarangan lagi,” ujar Chanifah.

Dia melanjutkan, untuk sementara ini kemungkinan besar Kota Cimahi tidak bisa membuang sampah lagi ke zona darurat di TPA Sarimukti karena kapasitas yang disediakan untuk Kota Cimahi sudah habis.

“Kita hanya bisa dikasih 600 ton di zona super darurat itu,” ucap Chanifah.

Kondisi tersebut tentunya membuat Kota Cimahi tidak bisa membuang sampah lagi ke TPA Sarimukti sehingga penumpukan sampah kemungkinan akan terjadi lagi. Apalagi sampah yang sudah menumpuk sejak insiden terbakarnya sampah di TPA Sarimukti belum terbuang semua.

“Tumpukan banyak karena dibatasi ritase. Makannya saya maksa warga buat pilah sampah,” imbuh Chanifah.(T60)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *