Bandung,- Th, -Terus Berlanjut Dansektor 22 Kolonel Inf Drs. M Sigit Saksono,. M.M melakukan Sidak IPAL terhadap Perusahaan yang berada diwilayah kerjanya. Pada Rabu, 15 November 2023 bersama staf Posko dan didampingi Dansub 03 Serka Hengki melakukan pengontrolan IPAL Hotel Grand AQUILA Bandung di Jl. Dr. Djunjunan No.116, Kel. Sukagalih, Kec. Sukajadi, Kota Bandung.
Dansektor 22 mengatakan, selain melakukan tugas dan tanggungjawabnya dalam melaksanakan program Citarum harum, juga menyadarkan warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Kali ini kita melakukan pengontrolan IPAL Hotel Grand AQUILA Bandung dalam rangka menjalankan Perpres No. 15 Tahun 2018,” katanya.
Lanjutnya dikatakan bahwa terkait pembuangan limbah sudah diatur, baik tentang baku mutu air yang boleh dibuang sehingga air limbah tidak mencemari lingkungan. Dari hasil pengecekan didapatan bahwa IPAL Hotel Grand AQUILA Bandung didapatkan tidak berfungsi. Kemudian terlihat air berwarna keruh, berbau dan berlemak, namun tidak berbusa dan suhu air normal kemudian PH air tercatat ± 6, secara keseluruhan kondisi air limbah tidak sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
“Untuk mencegah pencemaran dan berdampak kepada lingkungan, maka kami cek IPAL yang dimiliki pelaku usaha, karena air limbah yang dihasilkan harus di kelola dengan baik agar tidak mencemari lingkungan, yang selanjutnya akan mengalir kesungai,”. jelasnya.
Usai melakukan pegecekan Dansektor 22 memberikan peringatan kepada pengelola Hotel Grand AQUILA agar mengaktifkan kembali IPAL, kemudian mesin Blower yang rusak agar diperbaiki dan dipasang kembali. Selain itu juga memperbaiki Instalasi IPAL nya, termasuk Limbah Kitchen disalurkan ke IPAL dahulu, tidak langsung dibuang ke Drainase.
Perusahaan tersebut disarankan sebagai data pengontrolan, agar melaksanakan uji lab perbulan dan dalam kurun 1 Bulan harus sudah ada progres perbaikan IPAL
“Pengolahan limbah harus benar agar tidak mencemari lingkungan, maka IPAL harus dibangun sesuai kapasitas air limbah yang dihasilkan serta secara rutin di cek baku mutu air limbah yang akan dibuang,” pungkasnya.(tego)










