Soal Masukan Fraksi pada Rancangan Perubahan APBD, PJ Bupati KBB Akan Berkoordinasi dengan Unsur Pemerintah

Bandung Barat268 Dilihat

Pj Bupati Bandung Barat, Arsan Latif, foto bersama dengan Ketua DPDR KBB, Rismanto, Wakil Ketua, Ida Widaningsih dan Wakil Ketua , Ayi Sudrajat selesai Rapat Paripurna di Hotel Novena Lembang, Jumat (22/09). Foto: Istimewa.

BANDUNG BARAT, – Th, ,- Setelah serah terima jabatan, PJ Bupati Bandung Barat, Arsan Latif langsung melaksanakan sejumlah giat. Salah satu giat yang ia hadiri adalah Rapat Paripurna Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2023, Jumat (22/09) di Hotel Novena Lembang.

Fraksi PKB menyatakan sinergi atas Rancangan Perubahan APBD KBB 2023. Fraksi tersebut berpandangan bahwa Rancangan Perubahan APBD dapat dimaksimalkan untuk melaksanakan acuan yang telah ditetapkan.

“Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa perlu menegaskan bahwa secara kualitatif dan kuantitatif dalam menilai Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023, kami akan bersinergi secara maksimal dengan seluruh stakeholder Pemerintah daerah Kabupaten Bandung Barat demi melaksanakan acuan yang telah ditetapkan, sehingga baik guna perencanaan, pengelolaan dan pemanfaatannya akan tepat sasaran dalam percepatan pertumbauhan dan pemulihan ekonomi di daerah Bandung Barat,” sebut pernyataan Ketua Fraksi PKB, Ade Wawan.

Dalam pandangannya, Fraksi PKB menegaskan agar Rancangan Perubahan APBD KBB 2023 ini bisa mengakomodir program-program daerah dan nasional yang bisa dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat. Untuk itu, Fraksi PKB meminta agar pemerintah dan stake holder bisa bekerjasama mewujudkan harapan akan realisasi program-program tersebut.

Fraksi Partai Kebangkitan bangsa berharap Pemerintah Daerah bisa bekerjasama dan bekerja keras dalam memperhatikan serta merealisasikan keinginan masyarakat Kabupaten Bandung Barat, khususnya keinginan seluruh lapisan masyarakat yang sangat mendambakan percepatan pertumbuhan kesejahteraan dan keadilan secara baik di seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bandung Barat,” jelas Ketua Fraksi PKB, DPRD KBB, Ade Wawan.

“Melalui Pandangan Umum Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini, kami berharap program-program rasional serta terukur yang jelas dan merata dapat kembalih dirasakan langsung oleh masyarakat kita,” imbuh Ade Wawan

Selain Fraksi PKB, fraksi lain secara umum memberikan pandangan yang sama positifnya atas Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Bandung Barat 2023.
Menanggapi Pandangan Fraksi-Fraksi pada rapat umum tersebut, PJ Bupati Bandung Barat, Arsan Latif mengatakan, pihaknya mengapresiasi saran dan masukan yang sudah diberikan padanya untuk mengawal perencanaan keuangan untuk melaksanakan program-program yang harus dikerjakan di Bandung Barat.

“Secara garis besar Fraksi-Fraksi dalam Pandangan Umumnya, telah memberikan saran yang bersifat konstruktif, obyektif dan rasional serta tentunya memberikan masukan untuk pemerintah daerah, agar pelaksanaan anggaran dapat dilakukan secara tepat guna dan tepat sasaran,” kata Arsan Latif

“Penyusunan Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2023 dari segi struktur, berpedoman kepada ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Darah, sebagaimana telah diubah beberapa kali. Terakhir, dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 Tentang pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah,” imbuh Arsan Latif.

Meski sudah berpedoman pada aturan yang telah ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri, PJ Bupati mengaku bahwa masukan yang disampaikan para Fraksi sangatlah berarti dan akan segera dikoordinasikan dengan unsur Pemerintah Daerah.

“Tentunya segala masukan yang telah diberikan oleh Fraksi-Fraksi, akan segera ditindak lanjuti dan menjadi bahan dalam pembahasan dengan unsur Pemerintah Daerah,” pungkas Arsan Latif. (T60)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *