Studi Komparatif Setwan DPRD Cimahi Dan Awak Media Cimahi, Mengunjungi DPRD Kabupaten Bantul

Berita144 Dilihat

Kabag Persidangan dan Perundang-undangan DPRD Kota Cimahi, Ruswanto bersama Kasubag Humas DPRD Kabupaten Bantul, Hari Tri Wahyudi dalam studi komparatif di DPRD Kabupaten Bantul. Kamis (12/05/2023)

Kab, Bantul ,-Th, – Sekretariat Dewan (Setwan) Perwakilan Rakyat Daerah/ DPRD Kota Cimahi mengadakan Studi Komparatif ke Sekretariat DPRD Kabupaten Bantul, Kamis (12/05/2023).


Saat tiba di Kantor DPRD Kabupaten Bantul, tim Setwan Kota Cimahi disambut langsung oleh Kasubag Humas, Hari Tri Wahyudi Setwan DPRD Kabupaten Bantul bersama sejumlah staffnya.

Dalam kegiatan ini, kedua Setwan ini membicarakan persamaan dan perbedaan terkait kinerja kehumasan, khususnya dalam hal koordinasi antara Setwan dengan media.

Kabag Persidangan dan perundang-undangan DPRD Cimahi, Ruswanto mengatakan, dari hasil kegiatan tersebut, ditemukan soal adanya perbedaan sistem kemitraan antara Setwan Cimahi dengan Setwan Kabupaten Bantul, salah satunya dalam berkoordinasi dengan media.

“Kalau di sini DPRD Bantul hubungan dengan media harus lewat Setda Pemda Kabupaten Bantul. Kalau kita langsung sendiri, tapi untuk yang lainnya kita juga tetap berkoordinasi dengan Humas di Pemkot Cimahi,” ujar Ruswanto di Kantor DPRD Bantul, Kamis, (12/05/2023).

Studi Komparatif Setwan DPRD Cimahi, mengatakan Peran Media dalam meningkatkan PAD di Bantul.
Ruswanto mengatakan kerja sama dengan para media sangat penting, terutama untuk mempublikasikan setiap program-program kerja dan kegiatan yang diadakan oleh DPRD, baik itu berbentuk Raperda ataupun Perda.

“Makanya setiap tahunnya kita selalu mengajukan anggaran untuk studi banding komperatif dengan mengajak insan media peliputan, di Cimahi sendiri, ada kurang lebih 100 wartawan,” kata Ruswanto.

Studi Komparatif itu lanjutnya, kerap diadakan rutin setiap tahunnya dengan daerah yang berbeda – beda Untuk itu, pihaknya mengatur kegiatan merujuk pada Peraturan Wali Kota (Perwal) kota Cimahi.

Hal ini dimaksud, lanjut dia. Sebagai landasan hukum (legitimasi) dalam mengamankan kebijakan sesuai dengan regulasi yang benar – benar dalam pengunaan APBD.

“Agar tidak ada temuan dari BPK, kita harus tertib dan sesuai aturan atau regulasi yang ada. Perwal ini menjadi legitimasi dasar dalam pengunaan anggaran tentunya,” papar dia.

Selain itu, kegiatan ini juga bisa dijadikan sebagai ajang silaturahmi untuk membangun sinergitas serta menggali program-program dari Sekretariat DPRD di daerah yang lain.

Sementara itu, Kasubag Humas DPRD Kabupaten Bantul, Hari Tri Wahyudi mengatakan bahwa media yang bekerja sama dengan sekwan DPRD Bantul hanya terbatas.

Menurutnya, keterbatasan tersebut dikarenakan persoalan anggaran belanja untuk media DPRD Kabupaten Bantul yang sangat minim.

“Disini sendiri, kita sudah ada Forum Pewarta DPRD Kabupaten Bantul, disitu ada pokja. Ya, tapi kita akui hanya sedikit media yang bermitra karena ketat aturannya. Jika disebut paling berkisar di belasan media jumlahnya. Semua media sudah dipastikan hampir terverifikasi,” ujar dia pada awak media , Kamis (12/05/2023).

Ia pun meyakini kemiteraan DPRD Cimahi dirasa jauh lebih baik. Hal itu dikarenakan PAD Cimahi masuk kategori kota besar yang produktif sebagai penyangga ibu kota Jawa Barat.

“Ojo dibandingke, Cimahi pasti lebih baik. Di sini PAD juga kecil, semua ekonomi lebih banyak bermuara di Yogyakarta. Paling penambahan pemberdayaan KUKM serta dari sektor pariwisata saja,” pungkas dia.

Di singgung terkait PAD kabupaten Bantul terutama dari sektor pariwisata, pihaknya menjelaskan soal dampak kongkrit pasca pandemi covid-19.

“Benar, seperti yang dipertanyakan pimred dari Tabloid JUBIR. Pendapatan kita hanya mencapai 82 % dari sektor pariwisata. PAD menurun sekali disebabkan karena dampak Covid-19 yang hingga saat ini dalam tahap pemulihan. Disinilah para media-media di Bantul berperan aktif dalam menguatkan informasi,” ungkap dia.

Hadir dalam studi komparatif, Kabag Persidangan dan Perundang-undangan DPRD Kota Cimahi, Ruswanto, Amd, LLAJJ, ATD, M.Si, Penata Humas, Pirman Gultom, Taufik Kurohman, Nurul Emina, staff DPRD Cimahi serta 38 jurnalis yang tergabung dalam Setwan DRPD Cimahi. (tego)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *