Terkait Kasus Lahan Pemakaman Covid19 Lebaksaat Cimahi

Plt Walikota Cimahi Ngatiyana, secara tegas sangat menghormati proses hukum soal pengadaan lahan pemakaman Covid-Lebaksaat yang tengah ditangani Kejari Cimahi.

CIMAHI,-Tutwurihandayani.my.id,-
Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cimahi Ngatiyana, sangat menghormati proses hukum yang dilakukan Kejari Cimahi dalam kasus dugaan korupsi lahan pemakaman Covid-19 di Kampung Lebaksaat Kelurahan Cipageran Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

“Kita hormati proses hukum yang tengah berjalan, dan kami tidak memberikan bantuan hukum kepada tersangka dalam kasus tersebut,” jelas Ngtiyana disela-sela acara monitoring dan evaluasi aspirasi di RW 18 Kelurahan Padasuka Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi, Rabu (20/10/2021).

Seperti diberitakan sebelumnya, oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Cimahi AJ dan AK dari dari pihak swasta YT tersandung masalah penjualan tanah milik Pemerintahan Kota Cimahi (Pemkot) untuk lahan pemakaman Covid-19 di Kampung Lebaksaat Kelurahan Cipageran Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, seluas 791 meter persegi dengan harga Rp 569.520.000,-

Hal tersebut diterangkan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Cimahi, Feby Gumilang kepada wartawan, Jumat (15/10/2021).

Lebih jauh dikatakan Ngatiyana, semua sudah sesuai dengan aturan yang ada, jadi pihak Pemkot Cimahi tidak akan memberikan bantuan hukum yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Cimahi untuk pembelaan kepada oknum PNS yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

“Jadi masalah pendampingan hukum semua dilakukan oleh penasehat hukum yang diminta secara pribadi oleh yang bersangkutan,” terang Ngatiyana.

Selain AK, Kejari Cimahi juga menetapkan pensiunan PNS berinisial AJ dan YT dari pihak swasta sebagai tersangka. AK dan AJ disebut terlibat dalam pengadaan tanah, yang ternyata milik Pemkot Cimahi

Berawal kasus tersebut, pengadaan tanah tahun 2020 melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi, untuk pemakaman Covid-19 di Lebaksaat Cipageran Cimahi Utara Cimahi. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *