Walikota Cimahi Ngatiyana membuka Gebyar PAUD Se-Kota Cimahi, 650 Siswa/i Turut Hadir

Cimahi495 Dilihat

Cimahi.-Tutwurihandayani.my.id –
Pemerintah Kota Cimahi membuka kegiatan gebyar PAUD yang mana hari ini bersama orang tuanya ada sekitar 650 siswa/i murid PAUD, turut hadir yang dilaksanakan diaula gedung B Minggu.16 November 2025.Dihadiri Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, langsung membuka acara tersebut serta Bunda PAUD Kota Cimahi, Midjiati Ningsih.para guru paud dan orang tua murid,serta tamu undangan lainnya.Dalam sambutannya, Wali Kota Ngatiyana menjelaskan bahwa Gebyar PAUD tahun ini menjadi pengganti kegiatan manasik haji
sekarang dirubah aktivitas kreatif dan edukatif seperti mewarnai. menggambar, menari, dan permainan edukatif lainnya.
serta kita berikan arahan untuk para guru para tutor.

“Melalui kegiatan ini, kami memberikan arahan kepada guru dan tutor agar dapat menyiapkan anak-anak usia dini menjadi generasi hebat di masa depan. Karakter, kepribadian, etika, dan pengetahuan harus ditanamkan sejak dini,” ujar Ngatiyana.

Ngatiyana menegaskan ada tiga nilai utama yang ingin ditanamkan melalui kegiatan PAUD:

1. Pembentukan karakter dan etika.
2. Pelestarian budaya lokal sejak usia dini.
3. Pengenalan ilmu pengetahuan sebagai bekal masa depan.

Pemkot Cimahi telah berencana memasukkan unsur seni budaya Sunda dalam proses pembelajaran, baik melalui kurikulum maupun kegiatan ekstrakurikuler.

“Seni budaya daerah, khususnya budaya Sunda, harus terus dihidupkan mulai dari anak-anak. Yang akan kami dorong untuk masuk dalam pembelajaran di sekolah,” tegasnya.Sapta Waluya: Penguatan Nilai untuk Anak Usia Dini

Ngatiyana turut menyampaikan bahwa Pemkot Cimahi mengembangkan konsep Sapta Waluya,untuk penguatan nilai- nilai karakter yang merupakan pengembangan dari Panca Waluya.

Panca Waluya adalah konsep nilai karakter yang digunakan di Kota Cimahi sebagai pedoman pembinaan anak, untuk di PAUD.

Nilai-nilai Panca Waluya terdiri dari:

1. Bener – bersikap benar, taat aturan, berperilaku baik.
2. Pinter – cerdas, mau belajar, memiliki kemampuan berpikir baik.
3. Singer – sigap, tangguh, siap menghadapi situasi.
4. Cakep – berpenampilan rapi, sopan, dan menarik dalam bertutur serta bersikap.
5. Tur – santun dan berakhlak baik dalam pergaulan.

Dalam penjelasan Wali Kota Cimahi, Panca Waluya ini kemudian ditambah dua nilai menjadi Sapta Waluya, yaitu:

6. Jujur
7. Akur (rukun, bisa bekerja sama)

“Kejujuran adalah modal dasar. Anak-anak harus dibiasakan jujur dan akur sejak dini,” tegas Ngatiyana.Melalui rangkaian kegiatan Gebyar PAUD 2025, Pemkot Cimahi berharap anak-anak tumbuh menjadi generasi yang sholeh dan sholehah, pintar, cerdas berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan untuk bangsa dan negara. “Pungkasnya” (Tego)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *