Aksi Aliansi Serikat Buruh melakukan aksi demo damai di DPRD Kabupaten Bandung Barat

Berita128 Dilihat

Th, – Bandung Barat – Baru-baru ini hampir 500 buruh yang tergabung dari 3 (tiga) Aliansi Serikat Buruh melakukan aksi demo damai memadati kantor DPRD Kabupaten Bandung Barat 7/6/2023.

Kedatangan Aliansi Serikat Buruh diantaranya; SPN, SPSI dan KSPSI. Dalam orasi demo damai tersebut menyuarakan “tolong dengar suara buruh”, yang selama ini dihiraukan oleh pihak Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) KBB dan menuntut supaya pihak DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) segera melakukan tindakan proaktif kepada para buruh yang ada di Kabupaten Bandung Barat.

Menurut Sekretaris DPC KSPSI Indra Sukendar, selama ini kinerja Dinasker KBB tidak maksimal lebih cenderung buruk selalu ada pembiaran kesalahan-kesalahan pengusaha yang ada di wilayah KBB. Banyak hal, yang memang perlu diperbaiki begitu pula seharusnya menjadi tugas Disnaker tetapi cenderung diabaikan seperti tahun sebelumnya.

Juga, dengan adanya aksi demo damai ini aspirasi buruh banyak pekerja yang tidak mendapatkan THR. Para pekerja, tidak mendapatkan sesuai ketentuan tetapi ketika dilaporkan tindakannya tidak ada. Secara keseluruhan meminta agar DPRD KBB mengawasi dan merekomendasikan orang di dinas tersebut untuk segera diganti. “Ujar Indra kepada elitKita.com usai orasi didepan kantor DPRD.

Kasat Lantas Polres Cimahi AKP Sudir sebagai inspektur pengawasan dan pengaman aksi demo didepan kantor DPRD KBB menurutnya, “alhamdullilah selama aksi demo berjalan lancar dan kondusif. Selain itu juga, para pendemo dapat mematuhi instruksi dari aparat kepolisian yang bergerak disekitar pendemo dan dapat teratasi. Tentunya kami selaku pihak Polres selalu menjaga ketertiban umum agar dapat berjalan sebagaimana mestinya. Setelah usai demo, secara pribadi Sudir diluar dugaan melakukan perjamuan kepada para pendemo dengan memborong para pedagang yang berjualan disekitar perkantoran DPRD. Seperti ; tukang bakso, bakso tahu dan es cendol. Hal ini, juga untuk membantu penghasilan para pedagang disekitar kantor DPRD. “Kata Sudir. (T60)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *