Atasi Aksi Begal, Pemkot Bandung Perkuat Patroli dan Penerangan Jalan

Bandung Raya49 Dilihat

KOTA BANDUNG- Tutwurihandayani.my.id – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memperkuat patroli keamanan dan percepatan penerangan jalan untuk meningkatkan rasa aman masyarakat menyusul maraknya aksi begal (20/7/2026).

Farhan mengatakan, penanganan keamanan tidak hanya diukur dari penurunan angka kriminalitas, tetapi juga dari rasa aman warga saat beraktivitas.

“Kalau dari paparan Pak Kapolres, tingkat kriminalitas di Kota Bandung memang sudah jauh menurun. Tapi sekarang persoalannya bukan lagi soal statistik. Yang paling penting adalah rasa aman masyarakat,” ujar Farhan.

Pemkot Bandung akan menggelar rapat bersama Kepolisian Resor Kota Besar Bandung untuk membahas dukungan operasional bagi penguatan patroli keamanan.

“Nanti saya akan rapat khusus dengan Pak Kapolres. Saya ingin mengetahui apa saja yang bisa didukung secara operasional oleh Pemkot supaya kepolisian bisa menjalankan tugasnya dengan lebih optimal,” katanya.

Farhan juga mengajak masyarakat menghidupkan kembali semangat Warga Jaga Warga sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

Menurut Farhan, semangat tersebut bukan menggantikan tugas aparat, melainkan memperkuat solidaritas dan gotong royong di tengah masyarakat.

“Prinsip Warga Jaga Warga bukan berarti masyarakat menggantikan tugas negara. Aparat pemerintah dan kepolisian tetap bertanggung jawab menjalankan tugasnya. Tapi semangatnya adalah solidaritas dan gotong royong antarwarga,” ujarnya.

Selain meningkatkan patroli, Pemkot Bandung menyusun ulang anggaran agar program pengadaan dan perbaikan lampu penerangan jalan berjalan lebih efektif.

“Saya akui masih ada jalan yang gelap. Karena itu kami sedang mengolah anggaran agar Kota Bandung bisa kembali terang. Memang prosesnya agak lama karena kami menyusun ulang perencanaannya,” ujarnya.

Farhan menargetkan program penerangan jalan mulai berjalan pada triwulan ketiga hingga triwulan keempat 2026 melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat.

Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga mengingatkan aparatur sipil negara di lingkungan Pemkot Bandung tetap disiplin dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya sampaikan kepada teman-teman ASN, jangan mengeluh. Kota Bandung ini tidak pernah bisa santai. Banyak persoalan yang muncul justru di luar jam kerja. Itulah konsekuensi sebagai pelayan masyarakat,” tegas Farhan.

(Sumbet Diskominfo Kota Bandung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *