Geng Motor di Kota Cimahi Menurun Sangat Signifikan

Cimahi, – Th, – Polres Cimahi bertekad tingkatkan kegiatan kepolisian, fokus pada preemtif, preventif, dan represif. Keyakinan mereka terletak pada penyelesaian masalah di hulu sebagai prioritas utama, menunjukkan komitmen untuk mengatasi akar permasalahan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kalau sudah di hilir itu kan pasti ada korban, kita tidak menginginkan ada korban yang berjatuhan maka hulunya itu harus kuat dan kita tingkatkan lagi bersama-sama dengan stakeholder,” ucap Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono pada awak media.

Genk Motor mengalami penurunan signifikan sekitar 42% dari sekitar 34 pada tahun 2022 menjadi hanya 18 pada tahun 2023.

“Ini menjadi konsen kita karena di Bandung Raya yang banyak dikeluhkan masyarakat itu terkait Genk Motor,” ungkap AKBP Aldi.

Kejadian terakhir di Parongpong mengalami penurunan signifikan. Alhamdulilah, tidak hanya warga Cimahi atau Bandung Barat, tapi juga warga Kota Bandung yang turut bergabung dalam pengungkapan.

“Penting untuk memperkuat mitigasi dan terus menekankan hal ini, termasuk melalui sosialisasi di sekolah-sekolah,” ujar Aldi.

Banyak kelompok motor remaja dari SMP-SMA berusaha mencari identitas diri. Menurut keterangan AKBP Aldi, beberapa anggota yang saya temui mengalami kesulitan, termasuk yang berasal dari keluarga bermasalah atau tanpa orang tua.

“Beberapa sampel yang saya tanya itu kasian juga ada yang broken home, tidak memiliki orang tua, ini menjadi PR bagi kita semua untuk menekan itu,” imbuhnya.

Terkait dengan malam Tahun Baru ini, AKBP Aldi menurunkan 607 personel yang telah ditempatkan di berbagai lokasi oleh Satuan Brimob untuk memastikan keamanan dan kenyamanan di Kota Cimahi dan Bandung Barat, memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Tujuan utama adalah memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kota Cimahi dan Bandung Barat,” ucap AKBP Aldi saat menerangkan penempatan personelnya.

Polres Cimahi mendeteksi potensi gangguan Kamtibmas terkait ulang tahun Genk motor. Peringatan keras disampaikan agar kelompok tersebut tidak mengganggu ketertiban, dengan ancaman tindakan tegas dari pihak berwenang jika melanggar.

“Ada anniversary salah satu Genk Motor, mudah-mudahan didengar kelompok itu, kalau mencoba mengganggu kami, pastikan saya akan tindak tegas,” pungkas AKBP Aldi. (Us)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *