Harlah NU ke-102 di Lembang: MWC NU Dilantik, Santunan Diberikan untuk Yatim Piatu dan Lansia

Bandung Barat228 Dilihat

Tutwurihandayani.my.id – Lembang, Bandung Barat – Peringatan Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-102 di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, berlangsung khidmat di Masjid Agung Lembang. Acara tersebut tidak hanya memperingati hari lahir NU, tetapi juga menandai momen bersejarah lainnya: pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Lembang.

Pelantikan MWC NU Lembang dipimpin langsung oleh PCNU Kabupaten Bandung Barat, KH. Yusup (nama lengkap KH. Yusup perlu dikonfirmasi). Dalam sambutannya, KH. Yusup (jika nama lengkap sudah dikonfirmasi, sebutkan di sini) menyampaikan harapan agar kepengurusan MWC NU yang baru dilantik dapat bekerja sama dengan kompak dan efektif dalam menjalankan program-program NU di Kecamatan Lembang. Ia menekankan pentingnya peran NU dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan kemaslahatan bagi masyarakat.


Ketua PCNU Lembang, Ustaz Asbah, turut menyampaikan rasa syukur dan optimismenya atas pelantikan ini. “Semoga dengan dilantiknya kepengurusan MWC NU di Lembang, ke depannya NU di Lembang akan lebih maju dan kompak dalam berbuat amal kebaikan,” ujarnya.

Ustaz Ali, pembina NU Lembang, menambahkan bahwa pelantikan MWC NU ini merupakan langkah penting dalam memperkuat struktur organisasi NU di tingkat kecamatan. Ia berharap MWC NU Lembang dapat menjadi motor penggerak pembangunan dan kemajuan di wilayah tersebut.

Selain pelantikan, acara Harlah NU ke-102 ini juga dimeriahkan dengan kegiatan sosial berupa pembagian santunan kepada anak yatim piatu dan para lansia. Kegiatan ini menunjukkan kepedulian NU terhadap kelompok rentan di masyarakat. Jumlah penerima santunan dan total nilai santunan perlu dikonfirmasi untuk melengkapi berita ini.

Acara Harlah NU ke-102 dan pelantikan MWC NU Lembang ini dihadiri oleh para tokoh agama, masyarakat, dan pengurus NU dari berbagai tingkatan. Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan mewarnai acara tersebut, menunjukkan semangat persatuan dan kesatuan dalam tubuh NU.

(Tego)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *