Ketua Dprd Kota Cimahi Wahyu Widiyatmoko dan Walikota Ngatiyana usai acara. Photo Istimewa
Tutwurihamdayani.my.id – CIMAHI – Kota Cimahi merupakan wilayah heterogen yang menjadi rujukan kegiatan Kemenag mengingat sarana lengkap & santri tahfizhnya aktif.
Salah satu kegiatan yang mengundang tokoh lintas agama dan jajaran pemkot Cimahi menunjukan kolaborasi juga kondusivitas lintas agama yang diapresiasi.
Suasana khidmat menyelimuti kompleks Pondok Pesantren Tahfizh Al-Qur’an (PPTQ) Misbahunnur bersama jajaran pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat di perayaan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 tingkat Kota Cimahi.
Acara yang berlangsung penuh makna dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, yang dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya memaknai setiap tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian suci.
Rangkaian acara dimulai dengan upacara bendera yang diikuti oleh barisan Paskibra dan korps musik yang rapi. Namun, poin utama yang mencuri perhatian adalah aksi nyata pelestarian lingkungan melalui Penanaman 1000 Pohon. Secara simbolis, Wahyu Widyatmoko turut menanam bibit pohon sebagai komitmen untuk membangun Cimahi yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Pesan Kebangsaan: Amanah Adalah Ibadah
Diunggah melalui akun pribadinya, Wahyu Widyatmoko menyampaikan pesan menyentuh mengenai makna di balik peringatan tahun ini.
“Momentum ini adalah waktu yang tepat untuk kita kembali meneguhkan niat. Setiap amanah yang diberikan kepada kita adalah bentuk pengabdian, dan setiap tugas yang kita jalankan dengan ikhlas adalah ibadah,” ujar Wahyu. Senin (6/5/2026)
Beliau juga menambahkan bahwa semangat HAB ke-80 ini harus menjadi bahan bakar bagi seluruh aparatur dan elemen masyarakat untuk terus melayani warga Cimahi dengan sepenuh hati.
Peringatan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang hangat. Terlihat momen penuh rasa hormat saat Wahyu Widyatmoko menyapa dan berbincang akrab dengan para Kyai dan sesepuh di lingkungan PPTQ. Keharmonisan antara umaro (pemimpin) dan ulama ini menjadi potret kuatnya sinergi dalam membangun fondasi moral di Kota Cimahi.
Acara ditutup dengan doa bersama, membawa harapan agar Kota Cimahi terus tumbuh menjadi kota yang religius, harmonis, dan maju dalam bingkai pengabdian yang tulus.
Selanjutnya
Hari Amal Bakti merupakan peringatan berdirinya Kementerian Agama RI yang kini menjadi simbol dedikasi dalam menjaga kerukunan umat beragama dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang keagamaan dan pendidikan. (Red)**















